Namaku...Lia.
Umurku 23 tahun 11 April kemarin
Aku seorang pegawai di salah satu radio swasta di Jakarta
Aku mencintai pekerjaanku.
Setahun kemarin, ayahku tiada.
Saat itulah aku merasa smua harus berubah
Aku harus mulai berusaha berdiri sendiri
Menempatkan diri sebagai yang diandalkan...dari pada mengandalkan.
Walaupun gajiku tidak besar,
Namun aku sudah mulai bisa menilai hasil kerjaku dengan nominal
Walaupun dalam menempuh kondisi itu diperlukan kesabaran dan pemikiran kuat
Karena aku masih ternilai......seperti anak kecil yang sedang senang bermain
Satu tahun sudah terlewati
sejak aku berdiri sendiri tanpa sanggahan materi dari orang tuaku
Malah..(tanpa mengurangi rasa hormat)..walau sedikit, Ibu sudah lumayan terbantu
oleh hasil karya peluh emas ku
Saat ini, saat yang masih kurasa mengagetkan
dimana aku berpikir saat yang hanya datang padaku lima atau enam tahun lagi
Walaupun waktu berjalan terus..aku tetap merasa itu untuk lima atau enam tahun lagi
Saat dimana jari-jari lain mengapit jari-jariku
dan tak dikira-kira telah berhasil menyalurkan energi aneh
sampai ke perasaan terdalam
Saat dimana sebuah tatapan tulus memanah retina mataku
Membuahi sebuah pertanyaan...inikah kenyataan?
Saat dimana aku dituntun..memasuki gerbang Kedewasaan
Aku merasa diharuskan tak lagi bermain-main
diharuskan memikirkan untuk membentuk suatu keluarga
dengan bimbingan jari-jari itu..
Bagai seorang buta, aku berusaha meraba..
dan aku tahu..aku pasti bisa.